Breaking News

Stan Bangunan Bazar dan Pameran Sebagai Tanda Pengenal Kabupaten /Kota

Sumber: mtq.riau.go.id

Bangkinang - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXVIII Tingkat Provinsi Riau Tahun 2019 yang berlangsung di Kabupaten Kampar  resmi ditutup malam ini, Sabtu (30/11/2019). Penutupan acara tersebut dimeriahkan dengan adanya hiburan islam dan tari piring untuk menghibur masyarakat dari Ikatan Keluarga Minang (IKMR) Kabupaten Kampar. 

Perhelatan MTQ XXXVIII  yang berlangsung  sejak tanggal 23 November 2019 ini dihadiri sebanyak dua belas Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau. Setiap Kabupaten/Kota menyerahkan stan bangunan bazar dan pameran yang berdiri kokoh di lokasi utama Musabaqah Tilawatil Quran XXXVIII, tepatnya di lapangan  Merdeka Bangkinang Kota. 

Dalam stan bangunan bazar dan pameran tersebut setiap Kabupaten/Kota menampilkan ciri khasnya, ada yang berupa kerajinan tangan, hasil pertanian dan ada juga yang memberikan kuliner khas daerahnya. 

"Kami menampilkan kerajinan tangan berupa anyaman dan memberikan DVD kepada setiap pengunjung stan bangunan kami, sehingga mereka yang ingin tahu lebih banyak tentang Indragiri Hulu (Inhu) bisa melihat melalui DVD yang kami kasih," ujar Amir selaku penjaga stan bangunan Inhu. 

Selain Kabupaten Inhu, ada juga Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang menampilkan ciri khasnya yaitu berupa karya atau santan. Santan sendiri juga bervariasi, ada yang berupa santan bubuk ada juga santan cair. Dari Kabupaten Pelelawan membawa keripik pisang khas Pelelawan. Dan masih banyak ciri khas dari setiap Kabupaten/Kota lainnya. 

Dengan banyaknya stan bangunan bazar dan pameran tersebut membuat masyarakat banyak yang tertarik untuk melihat dan membeli. Selain itu stan bangunan bazar dan pameran ini juga diperlombakan. Salah satu penilaiannya dari banyaknya daftar pengunjung yang datang. 

Meskipun MTQ  XXXVIII telah usai, namun stan bangunan akan tetap ada dan tetap berdiri yang kemudian  akan dikelola oleh pemerintah Kabupaten Kampar dan bisa dikunjungi oleh masyarakat sebagai salah satu wisata religi. 

Dengan adanya stan bangunan bazar dan pameran ini diharapkan bisa membuat masyarakat lebih mengenal dan mengetahui ciri khas disetiap Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau. 

Penulis : Pungki Ismi Rahayu
Editor : Gusti Herniyah Siregar

Tidak ada komentar