Breaking News

Impresi Alami dari Pulau Poncan

Sumber Foto: Gusti Herniyah Siregar

Laut biru membentang luas sejauh mata memandang. Perjalanan mengarungi laut lepas selama satu jam dengan kapal cepat cukup untuk memanjakan mata. Ditemani oleh hembusan angin yang menenangkan.

Selama perjalanan rasanya seperti naik motor di jalan penuh lubang. Ombak kencang kadang membuat saya loncat dari tempat duduk. Belum lagi angin dan cipratan air laut yang sesekali masuk ke kapal menimbulkan sensasi yang menyenangkan. 

Perjalanan pun semakin lengkap dengan cuaca yang cerah seakan mendukung. Perjalanan saya kali ini menuju Pulau Poncan, salah satu pulau terbesar di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Setelah melalui perjalanan cukup lama dan disuguhi pemandangan yang mengagumkan, akhirnya kapal semakin melambat. Tiba-tiba salah seorang awak kapal berkata, “Selamat datang di Pulau Poncan dan selamat bersenang-senang” kata Zainal sembari mengatur posisi mesin kapal cepatnya.

Seketika perasaan muncul dengan antusias yang membuncah. Tidak lama setelah merapat dan menginjakkan kaki di kayu dermaga sederhana, bukan hanya hilang, saya seperti lupa bahwa sudah menempuh perjalanan melewati laut lepas. 

Pulau Poncan terbagi menjadi dua, pulau Poncan Gadang dan pulau Poncan Ketek. Dari literature sejarah yang ada, semenjak dahulu kawasan Teluk Tapian Nauli berpusat di Poncan Ketek, semua bisnis perdagangan waktu itu diadakan di sana. Pedagang Inggris selalu mengatakan ‘Found Change’. 

“Kata itu asing sama masyarakat, mereka selalu salah mengejanya yang sering dibilang itu poncan,” jelas Anwar, seorang pemandu tur kepada wisatawan. Inilah asal muasal nama pulau ini. “Konon katanya, dulu namanya Takalo,” tutupnya.

Sesaat memasuki pulau ini, panorama alam terasa begitu asri dengan perairannya yang  jernih. Pulau Poncan memiliki penginapan-penginapan yang tertata rapi, bukit-bukit yang berjejeran, hamparan pasir yang bersih, dan pohon kelapa yang rindang untuk menikmati senja.

Ketika saya berjalan di atas pasir putih, terlihat segerombolan ikan-ikan kecil di bibir pantai. Saya juga melihat satwa pesisir pantai yang unik seperti, bintang laut dengan berbagai warna, dan kepiting yang bersembunyi di balik bebatuan.

Pulau ini menyimpan banyak pesona yang dapat memanjakan siapapun yang mengunjunginya. Perjalanan ini tidak lagi hanya sebatas menikmati keindahan alam Pulau Poncan, tetapi dapat menikmati semua hal yang tersajikan secara alami di pulau ini. Perjalanan ini memberikan impresi mendalam tentang Pulau Poncan. 


Penulis : Gusti Herniyah Siregar
Editor : Rena Alvionita

Tidak ada komentar