Breaking News

Puisi-Puisi Karya Indah Lestari

Sumber foto: nasional.tempo.co


AH

riauku kini dirantau resah
wajahnya basah menengadah
orang-orang pasrah menyerapah
pohon-pohonnya kalah tanpa rebah
hutan-hutannya mati tanpa getah
ibu kami me-layu hilang marwah

kumulai merekah marah
pada peneroka hutan mataku merah
ah sialan kutahan lagi duka berdarah
kulaungkan tengah-tengah
ooiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiikh

aho biaperi-biaperi api nan serakah
mengapa bumi begitu gerah?
sedang asap dan kabut begitu cerah?
sudah lupa dikau bertuah?
ah parah sumpah


ABAH RIAU KITA ASAP

Bah udara pagi yang setiap hari kita nikmati
kini justru kita laknati
Di luar hutan-hutan tampak mengerikan kulitnya hitam
keluarganya dirajam Bah
Di sekiling mereka lidah oren tua bermekaran menjulur ke arah mereka
mereka diludahi kobaran kuning tahi mahkota mereka direnggut sampai mati

Bah bianglala kesukaan kita kini telah pergi
awan-awan terhapuskan
kulit kita mengapur bau asap
sedang kafan emak hilang termakan kabut

Nasi kita telah ditaburi kabut Bah
Nasib kita berair disirami asap
Pemabuk tahta yang sedang batuk harta itu sepertinya lupa Bah
Bahwa sarapan makan siang makan malam adalah hak segala bangsa
yang berhak kita dan anak Riau jua anak rantau pertahankan Bah

Atas rasa malu yang telah mereka rayu sampai layu
mereka lupa noda dan dosa terus mengejar laju

Tapi Bah asap berkabut dan kabut berasap mereka tak pernah lupa Bah
Mereka bilang; mereka berbahaya dan harus enyah
Mereka paksa mulut kita bermasker sebelum seluruh muka ini dimaskeri kabut
yang bersumber dari lahan gambut


MUSIM ASAP

Ini kali musim asap
Bau durian jadi asap
Kabut mungkin adalah azab dan azab sebab kaucipta budaya asap
atau malah sekadar siasat untuk menjadi saudagar nan mantap

Di bawah matahari masa kini
tubuh orang-orang terpanggang matang-matang
Malangnya lagi
Di musim asap orang-orang diasapi sampai meresap
Lalu hati ini bertanya; kami ini ikan salai atau daging satai?
atau malah kauinginkan bangkai?
hingga demo kesehatan dan demo kesakitan terbiarkan
sedang demo kematian suatu kepuasan


BIODATA SINGKAT PENULIS 

Indah Lestari atau yang lebih di kenal dengan panggilan penanya yaitu Yuujin Sekai adalah seorang pengrajin kata asal dan asli Indonesia. Lahir pada bulan kopi, Februari. Besar di Tanah Melayu Pekanbaru, Riau. Membaca baginya adalah hak, menulis baginya adalah kewajiban, sedang buku adalah wujud Ibu baginya. Dia seorang penggemar awan, bercita-cita gila menjadi seorang wartawan dan sastrawan.

Tidak ada komentar